Menu

Dark Mode
Cari Korban KM Virgo Transport 8, Polsek Takisung dan Warga Menyisir Perairan Pagatan Besar Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berjalan Aman dan Lancar Kawal Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan, TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan Pantau TPS di Tiga Desa Kawal Hak Tanah Warga Transmigrasi Bali, Kuasa Hukum Serahkan 84 Berkas SHM Gelombang Tiga ke BPN Kotabaru PTTUN Banjarmasin Batalkan 4 SHM di Sebelimbingan, BPN Kotabaru Wajib Ukur Ulang Perkuat Layanan Kesehatan, DPD Golkar Tanah Laut Siapkan 4 Unit Ambulans

Kalimantan Selatan

Gema 1448 Hijriah di Sungai Riam: Ratusan Jemaah Padati Tabligh Akbar Bersama Pemkab Tanah Laut

badge-check


					Ket.Wakil Bupati Tanah Laut HM Zazuli saat memberikan arahan mengenai pentingnya pembentukan karakter generasi muda dalam acara Tabligh Akbar menyambut 1448 Hijriah di Masjid Al Muhajirin, Desa Sungai Riam. Foto.Ist Perbesar

Ket.Wakil Bupati Tanah Laut HM Zazuli saat memberikan arahan mengenai pentingnya pembentukan karakter generasi muda dalam acara Tabligh Akbar menyambut 1448 Hijriah di Masjid Al Muhajirin, Desa Sungai Riam. Foto.Ist

SANAK.ID, Pelaihari – Ratusan pasang mata memadati pelataran Masjid Al Muhajirin, Desa Sungai Riam, Kecamatan Pelaihari. Kehadiran massa yang begitu masif ini dalam rangka mengikuti Tabligh Akbar menyambut lembaran baru kalender Islam, Tahun Baru 1448 Hijriah, yang diselenggarakan secara khidmat. Sabtu (20/06/2026)

Kemeriahan syiar ini turut disaksikan oleh Wakil Bupati Tanah Laut, HM Zazuli, yang hadir di tengah-tengah jemaah. Sederet tokoh penting seperti perwakilan anggota DPRD kabupaten, jajaran perangkat desa, serta para alim ulama setempat juga tampak membaur bersama masyarakat di barisan depan.

Membuka sambutannya, HM Zazuli menyampaikan penghargaan kepada segenap panitia dan takmir Masjid Al Muhajirin atas inisiasi syiar keagamaan ini. Dirinya menggarisbawahi bahwa berkumpulnya umat dalam satu majelis ilmu seperti ini adalah instrumen krusial dalam mempertautkan kembali ikatan ukhuwah sekaligus menyegarkan spiritualitas publik.

HM Zazuli menaruh perhatian besar pada tantangan dekadensi moral yang mengintai generasi muda akibat derasnya arus modernisasi. Baginya, tameng terbaik untuk menyelamatkan masa depan pemuda adalah dengan memperbanyak stimulus kegiatan positif yang konsisten menyuntikkan nilai-nilai akhlakul karimah.

“Di tengah perkembangan zaman yang begitu cepat, kita menghadapi berbagai tantangan, terutama bagi generasi muda. Karena itu, penguatan nilai-nilai agama dan akhlak mulia harus terus dilakukan melalui kegiatan-kegiatan positif seperti ini,” tegas HM Zazuli.

Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, lanjut Wabup, menaruh komitmen penuh pada program-program pemberdayaan umat dan kepemudaan. Langkah ini didasari atas paradigma bahwa potret keberhasilan sebuah daerah tidak boleh diklaim sepihak lewat megahnya proyek fisik atau pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga wajib diukur dari kematangan fondasi iman spiritual warganya.

Puncak acara diisi oleh tausiah dari dai asal Kediri, Gus Gendeng. Dengan ciri khas komunikasinya yang santai, membumi, dan sesekali mengundang tawa, Gus Gendeng mengingatkan jemaah bahwa esensi utama 1448 Hijriah adalah pemaknaan transformasi perilaku. Baginya, pergantian tahun akan kehilangan makna jika tidak dibarengi dengan aksi nyata untuk berhijrah dari kebiasaan buruk menuju pribadi yang lebih bertakwa. (SANAK.ID/ARIYANI).

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Cari Korban KM Virgo Transport 8, Polsek Takisung dan Warga Menyisir Perairan Pagatan Besar

16 September 2026 - 15:41 WITA

Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berjalan Aman dan Lancar

15 September 2026 - 12:36 WITA

Perkuat Layanan Kesehatan, DPD Golkar Tanah Laut Siapkan 4 Unit Ambulans

11 September 2026 - 16:03 WITA

Rangkaian Persiapan Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berlangsung Kondusif

10 September 2026 - 23:23 WITA

KBM Politala Bergerak Peduli Karhutla, Salurkan Ribuan Masker dan Bantuan Kesehatan ke Puskesmas

8 September 2026 - 10:15 WITA

Trending on Kalimantan Selatan