SANAK.ID,PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut secara resmi memperkuat komitmen dalam perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan melalui sosialisasi dan penandatanganan komitmen bersama pelaksanaan Ruang Bersama Indonesia (RBI).
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Bapperida Kabupaten Tanah Laut pada Kamis (18/6/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi daerah dalam mempercepat perluasan program perlindungan serta pemberdayaan di tingkat kelurahan dan desa.
Agenda hari kedua sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanah Laut yang memaparkan gambaran umum kondisi perempuan dan anak di tingkat lokal, serta Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Pemenuhan Hak Anak Wilayah III Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Endah Sri Rejeki, yang mengupas tuntas terkait implementasi RBI.
Usai sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi mendalam mengenai pemetaan isu, potensi desa, hingga penyusunan rencana aksi bersama antara perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan perangkat desa.
Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Tanah Laut, Maria Ulfah, menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki target ambisius setelah pelaksanaan kegiatan ini.
“Harapan dari kegiatan ini, mendorong 135 desa dan kelurahan utk membentuk RBI,” sebut Maria Ulfah dalam keterangannya mengenai target jangka panjang pembangunan daerah.
Sebagai wujud legalitas dan keseriusan, acara ditutup dengan prosesi penandatanganan dokumen komitmen pelaksanaan RBI secara kolektif. Penandatanganan dilakukan oleh Sekda Tanah Laut bersama Camat Bajuin, Kepala Desa Bajuin, Camat Pelaihari, serta Kepala Desa Bumi Jaya.
Langkah ini sekaligus mempertegas kesiapan administrasi wilayah lokus, setelah sebelumnya tim kementerian merampungkan survei lapangan di Desa Bajuin dan Desa Bumi Jaya pada hari pertama.
Program Ruang Bersama Indonesia (RBI) sendiri menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar penyelesaian masalah sosial di masyarakat tidak hanya menjadi beban pihak desa semata.
Rangkaian kegiatan di Aula Bapperida tersebut dihadiri oleh jajaran Tim Deputi PHA KemenPPPA, perwakilan DP3AKB Provinsi Kalimantan Selatan, DPMD Provinsi Kalimantan Selatan, jajaran SKPD di lingkungan Pemkab Tanah Laut, serta perwakilan pengurus Forum Anak Daerah. (SANAK.ID/Syaiful)










