SANAK.ID,BANJARBARU – Warga di kawasan Eks Lokalisasi Gang 3 Pembatuan, Banjarbaru, digegerkan oleh informasi temuan mayat pada Sabtu (18/04/2026). Namun, setelah pihak kepolisian melakukan pengecekan langsung, terungkap bahwa peristiwa tersebut merupakan kasus kematian mendadak usai aktivitas seksual.
Kanit Reskrim Polsek Liang Anggang, IPDA Isman Riskadani, memberikan klarifikasi terkait laporan awal yang diterima pihaknya.
“Berdasarkan laporan masyarakat, kami menerima informasi adanya temuan mayat di Eks Lokalisasi Gang 3 Pembatuan Banjarbaru. Setelah kami datangi ke TKP, ternyata bukan temuan mayat. Korban meninggal dunia usai berhubungan badan dengan saksi dan kejadian tersebut disaksikan oleh seorang wanita yang saat itu berada bersama korban sebagai teman kencan korban,” ujarnya.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula sekitar pukul 09.00 WITA. Korban, seorang pria berusia 56 tahun asal Loktabat, Banjarbaru, diketahui datang seorang diri ke lokasi tersebut.
“Sekira pukul 09.00 Wita, korban datang ke Eks Lokalisasi Gang 3 Pembatuan dan langsung masuk ke kamar bersama saksi. Setelah beberapa saat berada di dalam kamar dan melakukan hubungan badan, korban tiba-tiba mengalami kejang-kejang dan kemudian dinyatakan meninggal dunia,” jelas IPDA Isman.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi menemukan indikasi bahwa kondisi kesehatan korban menjadi pemicu utama kematiannya. Diketahui, korban memiliki riwayat penyakit pernapasan.
“Untuk kondisi korban, berdasarkan informasi yang kami dapatkan, korban memang memiliki riwayat penyakit asma. Korban datang ke Lokasi sendirian,” imbuhnya.
Ia juga menegaskan bahwa korban bukan merupakan warga sekitar lokasi kejadian.
“Korban adalah warga Banjarbaru di seputaran Loktabat. Yang bersangkutan datang ke lokasi tersebut untuk bertemu dan berhubungan badan dengan saksi,” ungkapnya.
Tindakan Kepolisian
Pihak Polsek Liang Anggang telah melakukan prosedur standar penanganan di lokasi kejadian, mulai dari pengamanan area hingga evakuasi jenazah ke fasilitas kesehatan sebelum diserahkan ke pihak keluarga.
“Penanganan yang kami lakukan yaitu mendatangi TKP, mengamankan lokasi, kemudian melakukan olah TKP. Selanjutnya kita bawa ke Rumah Sakit terdekat, dan identitas korban sudah kami ketahui beserta alamatnya, selanjutnya korban kami bawa ke rumah duka,” tutupnya. (SANAK.ID/SYAIFUL)










