SANAK.ID ,PELAIHARI – Suasana khidmat menyelimuti Halaman Kantor Bupati Tanah Laut saat jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) berkumpul mengikuti Apel Bersama yang dirangkai dengan Pencanangan Pembagian Bendera Merah Putih.
Acara ini digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tanah Laut menyampaikan pengarahan langsung terkait dinamika anggaran, kewaspadaan bencana, hingga soliditas aparatur. Senin (3/08/2026)
Di hadapan peserta apel, Bupati memaparkan dampak kebijakan fiskal dari Pemerintah Pusat yang memengaruhi kondisi keuangan daerah. Mengutip pernyataan Menteri Keuangan, ia menyebutkan potensi ratusan pemerintah daerah yang menghadapi kendala dalam pembayaran gaji maupun tunjangan ASN dan P3K.
Untuk Kabupaten Tanah Laut, Bupati menyampaikan keputusan efisiensi anggaran yang mulai berlaku per 1 Agustus hingga Desember mendatang, khususnya terkait pemotongan biaya perjalanan dinas.
“Sehingga mulai 1 Agustus ini tidak ada jalan lain saya harus mengambil keputusan yang berat, adanya pengurangan, pemotongan perjalanan dinas. Baik itu uang saku, dan lain-lain sebagainya,” ujar Bupati di Halaman Kantor Bupati Tanah Laut.
Beliau juga menyampaikan permohonan maaf serta mengajak seluruh jajaran ASN untuk berdoa bersama agar upaya pemerintah daerah mengajukan pengembalian kurang salur Dana Bagi Hasil (DBH) ke pusat dapat terealisasi untuk proyeksi anggaran tahun mendatang.
Sambil mengamati kondisi lingkungan di sekitar area apel yang mulai mengering, Bupati mengingatkan para peserta bahwa daerah sudah mulai memasuki musim kemarau. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan bersama terhadap bahaya kebakaran, baik di lingkungan kantor maupun tempat tinggal.
“Maka saya mengingatkan kalau sudah musim kemarau ini maka rawan dengan yang namanya bencana kebakaran. Baik itu di kantor, di rumah, di lingkungan, pada semuanya. Yang kebiasaan merokok, hati-hati membuang puntung rokok, jangan latah,” imbaunya menegaskan.
Selain isu anggaran dan cuaca, Bupati juga menginformasikan agenda kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas). Kerja sama ini berkaitan dengan penerapan mekanisme sanksi sosial berupa kerja sosial bagi pelanggar hukum tertentu sesuai dengan ketentuan KUHP yang baru.
Menutup amanatnya, Bupati memberikan dorongan moral agar setiap ASN memahami peran dan tugas pokok fungsinya masing-masing. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan efektivitas kinerja pelayanan publik dan membangun persepsi positif di masyarakat.
“Pahami tugas dan tanggung jawab setiap perorangan. Saya tidak bosan-bosannya mengingatkan itu supaya tidak ada lagi orang-orang yang menganggap bahwa ASN PNS itu tidak ada kerjanya. Pahami tugas itu,” ucapnya.
Bupati juga berpesan agar para pegawai bijak dalam memanfaatkan media sosial, mampu memberikan penjelasan yang tepat kepada masyarakat terkait keterbatasan anggaran pembangunan, serta terus menjaga kebersamaan dalam menjalankan roda pemerintahan. (SANAK.ID/SYAIFUL)










