SANAK.ID, Pelaihari – Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto resmi melantik Eko Sugiharto sebagai Direktur PT Air Minum Berkah Banua (Perseroda) periode 2026–2031, usai dinyatakan lolos melalui serangkaian proses seleksi dan memperoleh rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri. Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan digelar di Gedung Sarantang Saruntung, Rabu (29/07/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Rahmat Trianto mengingatkan bahwa amanah yang kini diemban Eko Sugiharto bukanlah tugas yang ringan. Ia menegaskan, PT Air Minum Berkah Banua sebagai badan usaha milik daerah dituntut mampu menciptakan keuntungan bagi perusahaan, namun tetap menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai prioritas utama.
“Kita ingin PT AMBB bukan hanya menjadi simbol, namun benar-benar memiliki nilai jual yang tinggi dan dibutuhkan oleh masyarakat. Ini adalah tantangan besar bagi direktur baru dan jajarannya,” tegas Rahmat Trianto.
Menurutnya, keberadaan PT AMBB harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Perusahaan tidak cukup hanya hadir sebagai Perseroda, tetapi juga harus mampu menghadirkan layanan yang berkualitas, memiliki daya saing, serta menjadi pilihan utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih.
Rahmat Trianto juga menilai masih terdapat peluang besar yang belum dimanfaatkan secara optimal. Hal itu terlihat dari jumlah pelanggan aktif yang masih belum sebanding dengan jumlah penduduk di Kabupaten Tanah Laut. Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus kesempatan bagi manajemen baru untuk memperluas cakupan layanan.
Guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pemerintah daerah memberikan ruang kepada direktur baru untuk menyusun dan menjalankan berbagai strategi pengembangan perusahaan. Namun demikian, strategi yang diterapkan harus mampu meningkatkan minat masyarakat agar menggunakan layanan air bersih PT AMBB.
“Bagaimana cara Dirut baru mengajak seluruh masyarakat menggunakan PT AMBB? Itu adalah pekerjaan rumah yang harus segera dijawab. Perbaiki apa yang kita jual. Kita harus jeli melihat kebutuhan pasar. Jangan sampai kita kehabisan titik-titik air. Mari kita siapkan apa yang akan dihadapi ke depan, yaitu kebutuhan air bersih yang terus meningkat,” ujarnya.
Ia berharap jajaran direksi segera menemukan langkah-langkah yang efektif untuk menambah jumlah pelanggan. Menurutnya, memperluas jangkauan pelayanan merupakan pekerjaan penting yang harus segera diwujudkan. Selain itu, pembenahan sistem manajemen dan strategi pemasaran juga perlu dilakukan agar perusahaan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan.
Di akhir sambutannya, Rahmat Trianto berharap persoalan ketersediaan air bersih di Tanah Laut dapat ditangani secara bertahap melalui berbagai langkah pengembangan yang telah disiapkan. Ia optimistis, dengan kepemimpinan baru dan strategi yang tepat, PT Air Minum Berkah Banua dapat memperluas cakupan layanan sekaligus memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD). (SANAK.ID/ARIYANI).










