Menu ✖

Dark Mode
Gerak Cepat Tim Macan Bamega Ringkus Perampok Kios di Semayap Kotabaru, Pelaku Ternyata Satpam Soal Sengketa Lahan Goa Lowo, ARUN Bawa Sejumlah Tuntutan ke Kantor Bupati Kotabaru Polres Tanah Laut Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Intan 2026, Komitmen Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut Advokat Hafidz Halim Penuhi Panggilan Sat Reskrim Polres Kotabaru, Sebagai Saksi Laporan Perlindungan Data Pribadi

Kalimantan Selatan

Pimpin Apel Gabungan ASN, Kepala Bapenda Tanah Laut Paparkan Capaian Pendapatan Semester I 2026

badge-check


					Ket.Kepala Bapenda Tanah Laut Andris Evony menyampaikan amanat saat Apel Kerja Gabungan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, sekaligus memaparkan realisasi pendapatan daerah. Foto.Ist Perbesar

Ket.Kepala Bapenda Tanah Laut Andris Evony menyampaikan amanat saat Apel Kerja Gabungan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, sekaligus memaparkan realisasi pendapatan daerah. Foto.Ist

SANAK.ID, Pelaihari – Realisasi pendapatan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut hingga akhir Semester I Tahun Anggaran 2026 telah menembus angka 52,51 persen. Capaian tersebut disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tanah Laut, Andris Evony, saat menjadi pembina Apel Kerja Gabungan ASN di halaman Kantor Bupati Tanah Laut, Senin (06/07/2026).

Di hadapan seluruh aparatur sipil negara (ASN), Andris menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai perangkat daerah dalam mengoptimalkan seluruh sumber penerimaan daerah.

Ia mengapresiasi dukungan yang diberikan Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, hingga seluruh kepala perangkat daerah yang dinilai berperan besar dalam meningkatkan pendapatan Kabupaten Tanah Laut.

“Hingga 30 Juni 2026 atau berakhirnya Semester I, realisasi pendapatan daerah telah mencapai 52,51 persen. Capaian ini merupakan hasil sinergi seluruh SKPD dalam mengoptimalkan berbagai potensi pendapatan, terutama dari sektor retribusi daerah,” ujar Andris.

Ia menjelaskan, target pendapatan daerah pada 2026 dipatok sebesar Rp1,7 triliun. Dari jumlah tersebut, hingga akhir Juni telah terealisasi sekitar Rp927,1 miliar.

Realisasi tersebut berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp132,6 miliar atau sekitar 50,32 persen dari target Rp293,5 miliar. Sementara pendapatan yang bersumber dari transfer pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah mencapai Rp770,6 miliar atau sekitar 51,31 persen dari target Rp1,5 triliun. Adapun penerimaan dari pos lain-lain pendapatan daerah yang sah tercatat sebesar Rp23,8 miliar.

Selain memaparkan capaian tersebut, Andris juga mengingatkan seluruh ASN agar menjadi teladan dalam memenuhi kewajiban perpajakan, khususnya Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Menurutnya, kepatuhan aparatur pemerintah diharapkan mampu mendorong meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menunaikan kewajiban pajak tepat waktu.

Melalui komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut optimistis target pendapatan daerah pada tahun 2026 dapat terus meningkat seiring dengan penguatan sinergi antarperangkat daerah serta meningkatnya kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak dan retribusi daerah. (SANAK.ID/ARIYANI).

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO

25 October 2026 - 09:53 WITA

Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut

22 October 2026 - 14:33 WITA

Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Si Humas Polres Tanah Laut Serahkan Bantuan Alat Kebersihan ke Masjid Nuruddin

21 October 2026 - 15:34 WITA

Komisi III DPR RI H. Endang Agustina Dorong Pengawasan dan Peran Desa Cegah Narkoba

21 October 2026 - 11:25 WITA

Bantu Tekan Inflasi dan Bantu Warga, Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah

19 October 2026 - 15:45 WITA

Trending on Kalimantan Selatan