SANAK.ID,PELAIHARI — Gelaran Islamic Expo Tanah Laut (Tala) yang berlangsung di Lapangan Bola Pertasi Kencana, Kelurahan Parit, Kecamatan Pelaihari, resmi berakhir dan ditutup dengan penuh khidmat. Minggu(21/06/2026) malam.
Selama hampir sepekan pelaksanaan, acara ini tidak hanya sukses menjadi magnet syiar Islam bagi para pencinta selawat, tetapi juga menjelma menjadi motor penggerak ekonomi umat di Bumi Tuntung Pandang.
Dalam laporan resminya, Ketua Panitia Pelaksana, Ustadz Zamzuri, mengapresiasi tinggi seluruh pihak dan memaparkan keberhasilan expo dari sektor perputaran omset ekonomi yang didorong oleh kehadiran stan UMKM serta wahana pasar malam.
“Insyaallah, akumulasi transaksi tunai dari perputaran uang di Islamic Expo ini diproyeksikan akan terus meningkat pesat hingga penutupan nanti malam. Pencapaian ini sangat luar biasa karena berhasil menyamai total omset perputaran uang pada gelaran reguler Tanah Laut Expo di tahun sebelumnya,” ujar Ustadz Zamzuri.
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Tanah Laut, H. Muhammad Zazuli, yang hadir memberikan sambutan sekaligus menutup acara secara resmi mewakili Pemerintah Kabupaten Tanah Laut.
Dalam arahannya, H. Muhammad Zazuli menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat menyambut baik iklim positif yang dihadirkan oleh Islamic Expo, di mana kegiatan keagamaan terbukti mampu berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi kerakyatan.
“Ramainya stan UMKM, keterlibatan aktif pondok pesantren, hingga tingginya aktivitas transaksi masyarakat menjadi bukti konkret komitmen kita bersama dalam memberdayakan ekonomi kreatif berbasis religi di daerah. Kegiatan seperti ini sangat penting sebagai wadah pembinaan karakter agamis bagi generasi muda kita,” terang Wakil Bupati H. Muhammad Zazuli.
Acara penutupan Islamic Expo ini kemudian diakhiri dengan prosesi penyerahan penghargaan kepada para sponsor utama serta lantunan religi dari grup munsyidah kelas nasional.
Suasana malam penutupan berakhir dengan khidmat, mengantarkan kepulangan ribuan warga dengan membawa semangat baru untuk terus menghidupkan syiar Islam dan ekonomi syariah di Kabupaten Tanah Laut. (SANAK.ID/SYAIFUL)










